Posted by: kaffah on: 20 Oktober 2006
Assalamu’alaikum wr wb
“Sesunguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu yang berselisih dan bertakwalah kepada Allah SWT agar kamu mendapat rahmat”
Qs. Al Hujurat – 49:10
Dalam kesempatan yang bahagia ini….
Ijinkan kami meminta maaf atas segala kesalahan serta kekhilafan
yang sengaja maupun tidak sengaja
yang lahir maupun yang bathin
yang langsung maupun tidak langsung
dan
ijinkan kami mengucapkan
TAQABALLAHU MINNA WA MINKUM
KULLU AAM WA ANTUM BI KHOIR
Selamat Idul Fitri 1427 H
Mohon Maaf Lahir Bathin
Posted by: kaffah on: 20 Oktober 2006
Seorang anak terlahir normal, tanpa cacat sedikit pun. Proses kelahirannya berlangsung normal, tanpa operasi caesar. Tetapi proses panjang
selama sembilan bulan sebelum melahirkan itulah yang tidak normal.
Bahkan, jika bukan karena kuasa Allah, takkan pernah terjadi sebuah kelahiran yang menakjubkan ini. Selain faktor Allah, tentu saja ada sang bunda yang teramat luar biasa… Baca entri selengkapnya »
Posted by: kaffah on: 17 Oktober 2006
Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalam kandungan
aku telah dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah kukenal.” Ibunya Raihana
adalah teman karib ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu”
kata ibu.
“Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan
untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu” ,
ucap beliau dengan nada mengiba.
Dalam pergulatan jiwa yang sulit berhari-hari, akhirnya aku pasrah. Aku
menuruti keinginan ibu. Aku tak mau mengecewakan ibu. Aku ingin menjadi
mentari pagi dihatinya, meskipun untuk itu aku harus mengorbankan diriku.
Baca entri selengkapnya »
Posted by: kaffah on: 17 Oktober 2006
Ada kekuatan di dalam cinta, dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri.
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan, dan orang tertawa gembira adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan.
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri, dan orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Ada kekuatan di dalam kesabaran, dan orang yang sabar adalah orang yang kuat karena ia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa disakiti.
Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya kntuk melakukan yang baik bagi sesamanya.
Ada kekuatan di dalam kebaikan, dan orang yang baik adalah orang yang kuat karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.
Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi kengan kesetiaannya kepada Tuhan dan sesama.
Ada kekuatan di dalam kelemah lembutan, dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat karena ia bisa mengendalikan segala nafsu
keduniawian.
Disitulah semua letak-letak dimana Kekuatan Sejati berada. Dan sadarlah
bahwa kita juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah kita.
Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga.
Hidup ini sederhana…
Hidup ini sungguh sederhana…
Tidak menilai apapun…
Syukuri apa yg dialami saat ini…
Maka bahagia bertubi menyirami…
sumber: NN (Email …)
Posted by: kaffah on: 5 September 2006
Senin, 4 Sep 06 08:17 WIB
sumber www.eramuslim.com
Ulama dunia Islam DR. Yusuf Qaradhawi mengungkapkan, arogansi politik dan pemasungan kebebasan, merupakan dua faktor utama yang menjadi problema terbesar yang dihadapi dunia Islam saat ini. Dalam seminar yang digelar di Mesir, ulama yang kerap mengikuti perkembangan dunia Islam itu mengatakan, “Arogansi politik yang diderita dunia Islam, adalah masalah paling penting yang menjadikan realitas umat Islam menghadapi situasi pahit. Karena sikap otoriter itu, tidak mungkin hadir masa depan yang cerah bagi kaum Muslimin.” Baca entri selengkapnya »
Posted by: kaffah on: 7 Agustus 2006
Muslimin Indonesia harus menyusun langkah melawan hegemoni Yahudi. Syaratnya ukhuwah Islamyah tak hanya di lisan. Apalagi masih bangga kelompoknya sendiri. Baca Catatan Akhir Pekan Adian Husaini ke-156
Oleh: Adian HusainiHari-hari ini, kaum Muslim seluruh dunia menyaksikan kebrutalan yang membabi buta kaum Zionis terhadap kaum Muslim di Palestina dan Lebanon. Setiap hari, jet-jet tempur beserta tank-tank Israel membunuhi warga Muslim. Dunia mengutuk serangan Israel itu. Tetapi, semuanya tidak berdaya, tidak mampu mencegah kebrutalan Israel. Padahal, dari segi hukum internasional, aksi sepihak Israel yang menyerbu Lebanon jelas-jelas tidak dibenarkan.
Posted by: kaffah on: 31 Juli 2006
Pemerintah Indonesia dan Dunia Kutuk Kekejaman Israel
www.Kompas.com
Qana, Minggu – Serangan Israel makin membabi buta. Sedikitnya 54 penduduk sipil—37 di antaranya anak-anak—terbunuh ketika serangan udara bertubi-tubi dilakukan pesawat-pesawat tempur ke permukiman penduduk di Qana, Lebanon selatan, hari Minggu (30/7).
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pemerintah berbagai negara, termasuk Pemerintah Indonesia, mengutuk agresi militer Israel yang keji itu, yang jelas bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Baca entri selengkapnya »
Posted by: kaffah on: 27 Juli 2006
Anak-anak ISRAEL memberikan hadiah untuk anak-anak LEBANON

Anak-anak kecil ISRAEL menuliskan ‘pesan’ di cangkang senjata artileri
berat. Lokasi di Kiryat Shmona, ISRAEL utara, bersebelahan dengan
perbatasan Lebanon. Senin, 17 Juli 2006

(AP Photo/Sebastiian Scheiner)
…dan anak-anak LEBANON menerima-nya dengan….
Posted by: kaffah on: 27 Juli 2006
Umar bin Khottob berwasiat :
“Hizablah dirimu sendiri sebelum kamu dihitung, dan timbang-timbanglah dirimu terlebih dahulu sebelum kamu ditimbang, dan persiap-kanlah untuk menghadapi alam terbuka yang besar (mahsyar).”
Sesungguhnya bentuk ragam jahiliyah yang sedang dihadapi oleh seorang da’i dan muharrik dalam kehidupannya sangat banyak. Ia merasa asing ditengah-tengah kejanggalan dan keruntuhan sendi-sendi masyarakatnya.
Ia merasa semua bentuk kebudayaan asing atau modern adalah menyesatkan dan menenggelamkan nilai-nilai dan akhlaq mulia, serta menyebarkan kekejian dan kehinaan di tengah-tengah masyarakat.
Dengan demikian sangat dihajatkan agar dia mampu mempola jiwanya dan membentenginya dari pengaruh lain terhadap penyelewengan akhlaq. Supaya ia mampu melanjutkan perjalanan da’wah dan jihad dengan mendapat ridlo Allah SWT dan berhasil menghalau segala bentuk kejahiliyahan.
Untuk memcapai ini semua kami berpesan kepada saudara-saudaraku, baik sebagai generasi pemula atau sebagai du’at atau sebagai mas’ul atau lainnya, supaya masing-masing mempunyai janji harian untuk bermuhasabah dan membentuk syahsyiah thoyyibah mujahidah…
Baca entri selengkapnya »
Posted by: kaffah on: 27 Juli 2006
Sumber NN (email)
Banyak manusia genit di dunia ini, kalho hanya sekedar genit-genit centil azah sih ora opo-opo, asal jangan kebangetan azah, sehingga akhir menjadi sombong rohani githu. Apa bedanya antara T-shirt cap Cabe ama T-Shirt Chanel, yang udah pasti merek Chanel harganya bisa 100 kali lipat lebih mahal daripada cap Cabe. Untuk kebutuhan jasmaniah T-shirt cap Cabe sudah cukup, tapi untuk kebutuhan rohaniah kudu yang bermerek. Begitu juga kenapa kudu membeli Jaguar XJ6 yang harganya 1,5 M kalau dengan kijang yang Rp 150 juta azah udah cukup, secara jasmaniah Kijang sebenarnya udah oce, tetapi untuk rohaniah kudu Jaguar, padahal untuk di Jkt entah itu Kijang, BMW, Mersi ato Jaguar kecepatannya sami mawon tidak bisa lebih cepat, tetapi untuk show „Nih Gue“ kudu Jaguar.
Komentar